Senin, 19 Agustus 2013

Aku



Terdiam aku bukan beku
Berpikir aku pucat kaku
apa yang sebenarnya terpikirkan sabit ?
seharusnya sambut ini dengan ria
atau apa yang lumrah hanya hasil yang ku rakit ?

Diam aku,
lagi lagi diam..
Salahkah ? haruskah aku disalahkan ?

Ku buat dia berharga dimata dunia,
tapi, kenapa aku tak menganggapnya berharga.

terlalu pantaskah aku ?
aku.. tunggu gemuruh yang menyeka ditempat itu.

Haruskah aku minta maaf ?
ku buat dia berarti Tapi,
kenapa aku tidak bisa mengganggapnya berarti ?

Luruskan hatiku jika ini lurus,
kenapa tak berdetak ?
jika tak berdetak apa itu juga salahku ?

Dingin,
lagi lagi dingin.
sampai bekunya tak terasa..

ini aneh,
aku terapung di waduk yang tergali
tergali karna kugali.
Tapi, kenapa tak ada getar apapun ?

aku benar benar minta maaf..
entahlah ini apa namanya.
Tapi, ini benar benar tak ada.

Kau Ada.
Tapi, tak terasa.
sementara yang terasa tak lagi ada.
menangis isakku..
maafkan aku,
maafkan hatiku yang membuatku berpikir tentangku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar